Website Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo

Media Informasi

1. Tanggal : 10-06-2019 Jam : 08::28

Pelaksanaan posbindu institusi di PO DAMRI Purworejo dlm rangka k3 lebaran 2019 bagi pengemudi

Dinkes pwr melalui seksi p2 telah melakukan kegiatan posbindu ptm terhadap 18 pengemudi di po damri pwr. Tujuan utk mengetahui kesehatan pengemudi. Pemeriksaan kesehatan meliputi tekanan darah, kadar gula darah, lingkar perut, selain itu juga dilakukan pemeriksaan thd kemungkinan penggunaan   narkoba oleh pengemudi meliputi, mariyuana, amphetamin, benzodiazepin, morphin

Selengkapnya
2. Tanggal : 10-06-2019 Jam : 08::20

HALAL BIHALAL DINAS KESEHATAN KABUPATEN PURWOREJO

Halal bi Halal Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo dilaksanakan pada hari senin tanggal 10 Juni 2019 (06 syawal 1440 H), bertempat di Aula II Dinas Kesehatan Kab. Purworejo yang dihadiri seluruh pejabat/eselon dan staf serta karyawan/karyawati.
Kegiatan tersebut diisi dengan maklumat permohonan maaf dari staf kepada pimpinan dan sebaliknya. Tausiyah diisi oleh dr. Darus dengan menekankan makna yang terkandung dalam Halal Bi Halal diantaranya Menghalalkan yang haram, Meluruskan yang kusut dan Menjernihkan yang keruh dalam pergaulan atau berinteraksi serta berkomunikasi sehari-hari dengan rekan sejawat, antara pimpinan dan karyawan pasti banyak hal-hal yang sering menjadikan selisih paham. Jika ada sengketa, permasalahan yang timbul dan belum terselesaikan diantara sesama anggota keluarga, teman, dan sesama umat muslim khususnya hendaknya pada moment ini saat yang tepat untuk saling meluruskan dan menyelesaikannya sehingga tidak ada lagi hal-hal yang masih menjadi ganjalan dalam pergaulan. Ibarat air, tidak selamanya jernih.  Kegiatan halal bi halal ditutup dengan saling berjabat tangan sebagai wujud saling memaafkan dan mengiklaskan segala kesalahan dan kekhilafan. SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1440 H.

Selengkapnya
3. Tanggal : 31-05-2019 Jam : 12::40

Kesiapsiagaan Posko Kesehatan Dalam Rangka Mudik Lebaran Tahun 2019

Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo bekerjasama dengan Puskesmas, Rumah Sakit, Relawan Perawat & Bidan, Rescue dan PSC 119 bersama-sama melaksanakan pelayanan kesehatan di posko kesehatan mudik lebaran Tahun 2019 dari tanggal 29 Mei sampai dengan 10 Juni 2019. Posko yang  sudah tersedia berada di 4 titik yaitu Pos Simpang tiga Pendowo, Pos Simpang 4 Ketawangrejo, Pos Simpang 4 BRI Kutoarjo dan di area terminal Purworejo. Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan saat mudik bisa menuju posko-posko tersebut atao menghubungi PSC 119 Dinas Kesehatan dengan nomor kontak 081 295 867 119 dan 0275 325141.

Selengkapnya
4. Tanggal : 29-05-2019 Jam : 13::32

Kesiapsiagaan Posko Kesehatan Dalam Rangka Mudik Lebaran Tahun 2019

Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo bekerjasama dengan Puskesmas, Rumah Sakit, Relawan Perawat & Bidan, Rescue dan PSC 119 bersama-sama melaksanakan pelayanan kesehatan di posko kesehatan mudik lebaran Tahun 2019 dari tanggal 29 Mei sampai dengan 10 Juni 2019. Posko yang  sudah tersedia berada di 4 titik yaitu Pos Simpang tiga Pendowo, Pos Simpang 4 Ketawangrejo, Pos Simpang 4 BRI Kutoarjo dan di area terminal Purworejo. Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan saat mudik bisa menuju posko-posko tersebut atao menghubungi PSC 119 Dinas Kesehatan dengan nomor kontak 081 295 867 119 dan 0275 325141.

Selengkapnya
5. Tanggal : 27-05-2019 Jam : 11::28

PERTEMUAN ORIENTASI DAN IMPLEMENTASI PENANGANAN GIZI DALAM KEADAAN DARURAT ATAU BENCANA BAGI PETUGAS PUSKESMAS DINAS KESEHATAN KABUPATEN PURWOREJO

Kabupaten Purworejo termasuk daerah rawan bencana,diantaranya bencana banjir,tanah longsor yang disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi,yang terjadi pada bulan Maret 2019. kejadian tersebut berdampak di 11 wilayah /desa dan bencana tanah longsor dan tanah retak di 14 wilayah/desa. Masalah gizi yang biasa timbul pada keadaan darurat/bencana adalah kurang gizi pada Ibu, bayi dan balita.masalah lain yang seringkali muncul adalah bantuan pangan dari dalam dan luar negeri yang mendekati atau melewati masa kadaluwarsa,tidak disertai label yang jelas, tidak ada keterangan halal dan melimpahnya bantuan susu formula dan botol susu.masalah tersebut diperburuk lagi dengan kurangnya pengetahuan dalam penyiapan makanan buatan lokal khususnya untuk sasaran. Narasumber pada kegiatan ini adalah Drs Edi Purwanto dari BPBD Purworejo, Tim Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan kemampuan petugas dalam penanggulangan dan penanganan gizi pada situasi darurat atau bencana mulai dari pra bencana,tanggap darurat dan paska bencana secara cepat dan tepat untuk mencegah terjadinya penurunan status gizi korban gizi korban bencana atau pengungsi. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari ( 27-28 Mei 2019) di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo.

Selengkapnya
6. Tanggal : 23-05-2019 Jam : 10::19

RAPAT REKOMENDASI BPK ATAS LKPD BUPATI PURWOREJO TAHUN 2018

Kegiatan rapat dihadiri Inspektorat, BPPKAD, Kepala Dinas Kesehatan, Sekretaris dan Kasubbag. Keuangan dan Kepegawaian terkait hasil rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas LKPD Purworejo Tahun 2018 di bidang kesehatan terhadap temuan di Puskesmas Cangkrep dan Puskesmas Semawung Daleman. Rekomendasi di Puskesmas Cangkrep adalah pemberian karcis pada setiap pelayanan yang tidak diperforasi, sedangkan di Puskesmas Semawung Daleman adalah Kelebihan pembayaran atas pembangunan puskesmas di Tahun 2019. Berkenaan hal tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo menindaklanjuti dengan melakukan supervisi, memberikan teguran khususnya kedua puskesmas dan monitoring serta evaluasi untuk semua puskesmas dalam setiap pelaksanaan pelayanan kesehatan dan pencermatan terkait pelaporan keuangan.

















Selengkapnya
7. Tanggal : 22-05-2019 Jam : 12::20

PERTEMUAN ORIENTASI DAN IMPLEMENTASI PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING BAGI PETUGAS PUSKESMAS DINAS KESEHATAN KABUPATEN PURWOREJO

Upaya pencegahan stunting di Indonesia telah dilaksanakan melalui Intervensi Spesifik dan Intervensi Sensitif. Intervensi Spesifik adalah intervensi yang dilakukan secara langsung oleh sektor kesehatan, sedangkan intervensi yang dilakukan di luar sektor kesehatan disebut Intervensi Spensitif. Upaya Spesifik  diimplementasikan melalui Peraturan Presiden No. 42 Tahun 2013 tentang Percepatan Perbaikan Gizi dan Instruksi Presiden No. 1 tahun 2017 Gerakan Masyarakat Sehat (Germas). Hal ini untuk lebih memperkuat upaya bersama pemerintah danmasyarakat melalui penggalangan pertisipasi dan kepedulian pemangku kepentingan secara terencana dan terkoordinasi dengan prioritas pada 1000 HPK. Selain fokus pada 1000 HPK intervensi spesifik yang dilakukan oleh sektor kesehatan juga mencakup siklus kehidupan lainnya seperti balita, usia sekolah, remaja dan WUS. Berdasarkan gambaran umum diatas, maka Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo melaksanakan Orientasi dan Implementasi Pencegahan dan Penanganan Stunting  bagi Petugas Puskesmas. Narasumber pada kegiatan ini adalah dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Kota Semarang ,Bappeda Purworejo dan RSUD Titjro Wardojo Purworejo. Tujuan pertemuan ini adalah meningkatkan kapasitas petugas puskesmas (dokter dan petugas gizi) dalam teknis pencegahan dan penanganan stunting.

Selengkapnya
8. Tanggal : 21-05-2019 Jam : 11::34

SUPERVISI FASILITATIF PELAYANAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN PURWOREJO DI DESA BLIMBING KEC.BRUNO

Salah satu tugas pokok dan fungsi dari seksi Upaya Kesehatan Keluarga dan Gizi adalah meningkatkan survailans Kesehatan Ibu dan anak dan memastikan pelayanan kesehatan ibu dan anak dilaksanakan sesuai dengan standart minimal yang telah ditetapkan.Berkaitan dengan tupoksi tersebut,seksi upaya kesehatan keluarga dan gizi melaksanakan supervisi fasilitatif di 27 Pos Kesehatan Desa dan 27 Puskesmas yang salah satunya  dilaksanakan di Puskesmas Bruno dan sebagai sampling desa yang di datangi adalah Desa Blimbing. Tujuan dari supervisi fasilitatif ini adalah Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak sesuai dengan kode etik dan standar pelayanan profesi yang telah di tetapkan. Tim Surfas Dinkes saat mengunjungi PKD Blimbing berkesempatan bertemu Kepala Desa yang baru dalam rangka advokasi dengan Kepala desa dan Kepala urusan Pemerintahan Desa Blimbing untuk penanganan Stunting melalui anggaran dana desa.

Selengkapnya
9. Tanggal : 21-05-2019 Jam : 10::50

40 Mahasiswa Undip belajar Eliminasi Malaria di Purworejo

Sebanyak 40 mahasiswa dan 5 dosen pembimbing dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro Semarang melakukan kuliah lapangan di Kabupaten Purworejo. kegiatan akhir kuliah semester enam tersebut dilaksanakan pada tanggal 21- 22 Mei 2019 bertempat di desa Jati Kecamatan Bener. Sebelum kegiatan menginap di rumah penduduk (home stay) pada Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Sikepel Desa Jati. Kegiatan berupa pengarahan dan materi pengendalian malaria dengan sistem PE 1-2-5 yang sudah ditrerapkan di Kabupaten Purworejo untuk mengendalikan penyakit malaria di Kabupaten Purworejo selama ini dan berhasil menurunkan kasus. nara sumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, Puskesmas Bener dan Juru Malaria Desa (JMD). setelah itu peserta dibagi tiga kelompok yang langsung mempelajari / wawancara dengan petugas kesehatan, penderita dan keluarga, serta melihat kondisi lingkungan yang berpengaruh pada vektor/pembawa penyakit.  Kegiatan tersebut berlangsung di Aula, Gazebo, dan lingkungan sekitar Taman Wisata Sikepel

Selengkapnya
10. Tanggal : 20-05-2019 Jam : 11::31

Rapat Koordinasi Petugas Posko Kesehatan Mudik Lebaran Tahun 2019

Pertemuan tim relawan pos kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo tanggal 20 Mei oleh para relawan tenaga kesehatan perawat, bidan, mahasiswa akper/akbid serta tim rescue. Pertemuan membahas persiapan pendirian pos kesehatan mudik lebaran yang akan dilaksanakan mulai tanggal 29 Mei sampai dengan 10 Juni 2019. Pertemuan relawan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo dr. Sudami, MM. Peran relawan sangat pokok dan dibutuhkan sekali dalam melaksanakan tugas pengawalan kesehatan bagi para pemudik. Diharapkan para relawan bisa melaksanakan tugas dengan baik.

Selengkapnya
11. Tanggal : 20-05-2019 Jam : 10::11

PENGAWASAN OBAT DAN MAKANAN MENJELANG HARI RAYA

Guna menciptakan kondisi pangan yang aman, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H,
maka pada tanggal 20 s/d 23 Mei 2019 Pemerintah Kabupaten Purworejo mengadakan pengawasan produk makanan/minuman di peredaran seperti distributor, swalayan dan toko-toko/kios termasuk pemeriksaan parsel.
Peraturan perundangan yang dijadikan landasan operasional adalah : 
1.Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen
2.Undang-Undang No 12 Tahun 2012 Tentang Pangan
Adapun Tim gabungan yang berpartisipasi dalam operasional pengawasan pangan terdiri dari :
1.Kepolisian Resort Purworejo
2.Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan
3.Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan
4.Dinas Kesehatan
5.Kantor Satuan Polisi Pamong Praja
6.Bagian Kesra Setda Purworejo
7.Bagian Perekonomian Setda Purworejo
Pengawasan dilakukan pada 4 wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Purworejo,
Kecamatan Kemiri, Kecamatan Purwodadi dan Kecamatan Kutoarjo.
Pemeriksaan difokuskan terhadap kemungkinan adanya :
1.pangan tanpa ijin edar (TIE)
2.pangan kedaluwarsa, pangan rusak, pangan tidak memenuhi ketentuan label
3.sedangkan khusus untuk pemeriksaan parsel selain kriteria tersebut juga tidak boleh
ditambah minuman beralkohol atau pangan yang mengandung babi.
Jika pada saat pemeriksaan ditemukan produk pangan yang tidak memenuhi syarat,
maka dilakukan pembinaan kepada pemilik kios, dan dibuat Surat Pernyataan :
a.pernyataan dari pemilik bahwa barang akan ditarik dari pajangan/ dipisahkan dan tidak akan diperjualbelikan.
b.pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan.

Selengkapnya
12. Tanggal : 17-05-2019 Jam : 11::28

Rapat Koordinasi Pelayanan Kesehatan Posko Kesehatan Mudik Lebaran Tahun 2019

Pertemuan koordinasi pelayanan kesehatan pada hari lebaran, diikuti oleh Kepala Puskesmas  dari 27 puskesmas dan direktur Rumah sakit dan Klinik. Pertemuan membahas tugas masing-masing unit pelayanan selama hari lebaran. Pos Kesehatan Mudik Lebaran siaga 24 jam berlangsung selama h-7 dan h+7 dengan melaporkan semua hasil pelayanan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo untuk diteruskan ke laporan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo membuat 4 pos kesehatan yaitu Pos BRI Kutoarjo, Pos Pendowo, Pos Terminal Purworejo dan Pos Perempatan Ketawangrejo

Selengkapnya
13. Tanggal : 17-05-2019 Jam : 09::43

BIMBINGAN TEKNIS TERPADU PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT OLEH DINAS KESEHATAN PROPINSI JAWA TENGAH DI KAB PURWOREJO

Dalam rangka meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat melalui Bimbingan teknis terpadu Program Kesehatan Masyarakat yang melibatkan semua lintas program Kesehatan Masyarakat di Dinas Kesehatan Kab Purworejo dan Puskesmas Kaligesing sebagai sampling, diharapkan mampu melaksanakan identifikasi permasalahan dan potensi masalah Kesehatan serta merumuskan upaya pemecahan masalah secara terintegrasi dan terpadu guna meningkatkan tingkat efektifitas program. Demikian kegiatan Bimtek terpadu program yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah di Dinas Kesehatan Kab Purworejo.

Selengkapnya
14. Tanggal : 15-05-2019 Jam : 14::25

RAPAT KOORDINASI PEMBERIAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL BAGI TENAGA NON PNS

Pada Hari Rabu, Tanggal 15 Mei 2019 bertempat di Ruang Bagelen Setda Kabupaten Purworejo telah diadakan Rapat Koordinasi Pemberian Jaminan Kesehatan Nasional Bagi Tenaga Non PNS. Acara tersebut di hadiri oleh Kepala Sub.Bag Kepegawaian OPD dan Kecamatan se Kabupaten Purworejo. Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo dan Nara Sumber pada acara tersebut adalah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo dan Kepala Bidang Anggaran BPPKAD Kabupaten Purworejo. Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo merencakan membayarkan Iuran Jaminan Kesehatan bagi pegawai Non PNS mulai bulan Juli tahun 2019 dan dibayar dengan ketentuan 3 % (tiga persen) dibayar oleh pemerintah daerah dan 2 % (dua persen) dibayar oleh Peserta yang akan dipungut oleh OPD masing masing untuk selanjutnya dibayarkan ke BPJS Kesehatan. Kepala bidang Anggaran BPPKAD menyampaikan bahwa pegawai Non PNS yang didaftarkan berjumlah kurang lebih 4471 orang yang tersebar pada SKPD di Kabupaten Purworejo yang dibayarkan upahnya oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui kegiatan yang ada di masing masing SKPD. Data tersebut akan dijadikan sebagai dasar dalam pelaksanaan Pemberian Jaminan Kesehatan Nasional Bagi Tenaga Non PNS di lingkungan Kabupaten Purworejo.

Selengkapnya
15. Tanggal : 15-05-2019 Jam : 13::23

PERTEMUAN FORUM GERMAS DI KABUPATEN PURWOREJO

Kegiatan Promotif dan preventif merupakan upaya yang sangat efektif untuk mencegah meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit baik menular maupun tidak menular. Mengingat pencegahan penyakit akan sangat tergantung pada perilaku individu yang didukung oleh kualitas lingkungan, ketersediaan sarana dan prasarana serta dukungan regulasi untuk hidup sehat, diperlukan keterlibatan aktif seluruh komponen baik pemerintah pusat dan daerah, sektornon pemerintah, dan masyarakat. Gerakan yang sistematis dan terus menerus diperlukan untuk mendorong masyarakat berperilaku hidup sehat. Upaya promotifdan preventif sejalan dengan RPJMN 2015 -2019 yaitu reformasi kesehatan yang difokuskan pada penguatan upaya kesehatan dasar (primary health care) dan penguatan upaya promotif dan preventif. Wakil Presiden RI dalam Rapat Terbatas tanggal 18 September 2015 menugaskan kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas untuk menyusun kerangka kerja dalam melaksanakan pesan penguatan paradigma pembangunan kesehatan dari kuratif rehabilitatif menjadi promotif-preventif yang dilakukan melalui pendekatan multi sektor, serta menyusun rencana aksi terkait penguatan upaya promotif preventif kesehatan. Arahan tersebut selanjutnya disusun dalam “Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)” yang akan menjadi panduan bagi lintas sektor terkait dalam berpatisipasi aktif mendorong masyarakat untuk berperilaku hidup sehat. Inpres nomor 1 tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat telah ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Mendagri nomor 440/2796/SJ tanggal 15 Juni 2017 tentang Dukungan Kemendagri terhadap Inpres tersebut dan telah terbitnya Peraturan Gubernur Jawa Tengah nomer 35 tahun 2017 tanggal 14 Juli 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Provinsi Jawa Tengah,  Keputusan Gubernur Jawa Tengah nomor 440/78 tahun 2017 tanggal 13 September 2017 tentang Pembentukan Forum Komunikasi Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Provinsi Jawa Tengah, dan Peraturan Bupati Purworejo nomor 100 tangal 31 Desember 2018 tentang Germas di Kabupaten Purworejo.

Selengkapnya
16. Tanggal : 15-05-2019 Jam : 09::39

PERTEMUAN AUDIT SOSIAL KEMATIAN IBU DAN ANAK KELURAHAN KLEDUNG KRADENAN KEC.BANYUURIP KABUPATEN PURWOREJO

Dalam rangka mengurangi angka kematian Ibu,Bayi dan Balita yang terjadi di Kelurahan Kledung Kradenan,UPT Puskesmas Banyuurip mengadakan pertemuan Audit Sosial Kematian. Kegiatan ini di hadiri oleh Camat Banyuurip, Kepala Kelurahan Kledung Kradenan dan tokoh masyarakat dan keluarga. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai cara agar penyebab kasus kematian tidak terulang kembali di waktu yang akan datang.

Selengkapnya
17. Tanggal : 14-05-2019 Jam : 09::54

PERTEMUAN PENINGKATAN KAPASITAS PELAKSANA PERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT (PERKESMAS) DINAS KESEHATAN KABUPATEN PURWOREJO

Amanat Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 1676) bahwa untuk melaksanakan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP) tingkat Pertama, Puskesmas harus menyelenggarakan : *(Manajemen Puskesmas (sumber daya, operasional, dan mutu); (Pelayanan Kefarmasian); (Pelayanan Keperawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas); (Pelayanan Laboratorium). Perkesmas adalah Perpaduan antara keperawatan dan kesehatan masyarakat dengan dukungan peran serta aktif masyarakat yang mengutamakan pelayanan promotiF secara berkesinambungan tanpa mengabaikan pelayanan kuratif dan rehabilitatif secara menyeluruh dan terpadu, ditujukan kepada individu, keluarga, kelompok dan masyarakat untuk ikut meningkatkan fungsi kehidupan manusia secara optimal, sehingga mandiri dalam kesehatannya. maka diperlukan refressing kegiatan keperawatan  (individu, keluarga, dan kelompok) dalam bentuk Peningkatan Kapasitas Pelaksana Perkesmas. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2  (dua) hari dengan tujuan : *(Meningkatkan pengetahuan perawat perkesmas dalam membuat asuhan  Keperawatan). (Perawat puskesmas dapat melaksanakan perkesmas sesuai standar). (Perawat puskesmas dapat mendokumentasikan kegiatan perkesmas yang dilaksanakannya di puskesmas).

Selengkapnya
18. Tanggal : 10-05-2019 Jam : 10::27

Visitasi dlm rangka Pembinaan & Pengawasan Mutu Tenaga Kesehatan di Praktik Mandiri Perawat

Pembinaan dan Pengawasan Mutu Tenaga kesehatan menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan Kabupaten. Salah satu cara yang ditempuh adalah visitasi/ tinjauan lapangan pada tenaga yang akan mengajukan izin praktik. Sebagai salah satu syarat adanya Rekomendsi dari Dinas Kesehatan. Kali ini kita melaksanakan kegiatan di salah satu tenaga perawat yang akan mengajukan praktik Mandiri sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 17 Tahun 2013. Visitasi dilaksanakan secara tim yang terkait sesuai dengan persyaratan , sehingga nantinya perawat dapat menjalankan profesinya secara legal dan profesional sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Selengkapnya
19. Tanggal : 09-05-2019 Jam : 10::00

PERTEMUAN PENGELOLA PROGRAM UPAYA KESEHATAN GIGI SEKOLAH DAN PELAYANAN KESEHATAN GIGI MULUT DINAS KESEHATAN KABUPATEN PURWOREJO

Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 89 Tahun 2015 tentang Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut, menjelaskan bahwa Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut dilaksanakan pada setiap fase tumbuh kembang individu melalui pendekatan siklus hidup manusia diberikan secara komprehensif dengan memperhatikan kekhususan kebutuhan penanganan pada fase tertentu. Fase tertentu yang menjadi fokus pelayanan gigi dan mulut tersebut adalah ibu hamil, anak dan remaja, lanjut usia, dan penyandang Disabilitas. Melalui kegiatan Pertemuan Program UKGS Dan Pelayanan Kesehatan Gigi Mulut Puskesmas ini diharapkan adanya evaluasi dan perbaikan dalam pelayanan kesgilut. Selain itu pertemuan ini juga menjadi sarana menjalin koordinasi  dan informasi dalam  upaya layanan kesehatan gigi dan mulut di puskesmas.

Selengkapnya
20. Tanggal : 08-05-2019 Jam : 14::20

Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Ruang Farmasi Puskesmas dalam Pelayanan Obat PRB bagi Peserta JKN.

Pada Hari Rabu, Tanggal 8 Mei 2019 bertempat di Ruang Aula I Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo telah diadakan Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Ruang Farmasi Puskesmas dalam Pelayanan Obat Program Rujuk Balik (PRB) bagi Peserta JKN. FGD di pimpin oleh Kepala BPJS Cabang Kebumen bapak Wahyu Giyanto di hadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas, Apoteker, kepala bidang dan kepala seksi terkait di Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo. Latar belakang dilaksanakannya kegiatan ini adalah bahwa selama ini pelayanan obat bagi peserta PRB terkendala dalam hal ketersediaan obat serta keterbatasan akses pelayanan obat oleh peserta PRB. Selain hal tersebut partisipasi ruang Farmasi Puskesmas pada pelayanan obat peserta PRB akan sangat mendukung pencapaian SPM Puskesmas seperti pengelaan pasien Hipertensi, Deabetes Milites dan Orang Dengan gangguan Jiwa. GOALS dari FGD ini adalah adanya kepastian pelayanan dan kemudahan akses obat PRB yang meliputi ketersedian obat untuk pelayanan PRB di puskesmas, kemudahan akses pelayan obat oleh peserta, peningkatan mutu pelayanan farmasi oleh apoteker serta kepuasan peserta dan kepuasan faskes.  

Selengkapnya
21. Tanggal : 08-05-2019 Jam : 13::33

SEHAT BERSAMA DI POSYANDU BALITA

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan wahana pemberdayaan masyarakat, yang dibentuk dan dikelola oleh masyarakat, dengan bimbingan dari petugas Puskesmas, lintas sektor, dan lembaga terkait lainnya untuk menyelenggarakan lima program prioritas secara terpadu pada satu tempat yang sama guna meningkatkan kemampuan masyarakat agar hidup sehat.

Posyandu Balita dilakukan secara rutin setiap bulan di masing-masing desa. Ada beberapa desa yang memiliki jadwal sampai 6 kali dalam satu bulan misalnya desa Bener, Guntur dan Ngasinan. Hal ini disebabkan jumlah balita yang cukup banyak atau wilayah desa yang cukup luas, sehingga kegiatan Posyandu Balita di desa tersebut cukup padat jadwalnya.

Posyandu Balita Desa Kalitapas

 

Pada Posyandu dikenal dengan nama “sistem 5 meja”, dimana kegiatan di masing-masing meja mempunyai tugas sendiri-sendiri. Sistem 5 meja tersebut bukan berarti Posyandu harus memiliki 5 buah meja untuk pelaksanaannya ya, tetapi kegiatan Posyandu harus    mencakup 5 pokok kegiatan :

  • Meja 1 Pendaftaran balita, ibu hamil, ibu menyusui.

Balita daftar dalam formulir pencatatan balita. Jika anak sudah memiliki KMS, namanya dicatat pada secarik kertas. Kertas ini diselipkan di KMS, kemudian menuju tempat penimbangan.  Jika anak belum punya KMS, berarti baru bulan ini ikut penimbangan atau KMS lamanya hilang. Ambil KMS baru, kolomnya diisi secara lengkap, nama anak dicatat pada secarik kertas.  Secarik kertas ini diselipkan di KMS, kemudian ibu balita diminta membawa anaknya ke tempat penimbangan.

  • Meja 2 Penimbangan dan pengukuran balita;
  • Meja 3 Pencatatan hasil penimbangan dan pengukuran;

Hasil penimbangan anak di isi pada KMS, pada penimbangan pertama, isilah semua kolom yang tersedia pada KMS. Bila ada Kartu Kelahiran, catatlah bulan lahir anak dari kartu tersebut.  Bila tidak ada Kartu Kelahiran tetapi ibu ingat, catatlah bulan lahir anak sesuai ingatan ibunya. Bila ibu tidak ingat dan hanya tahu umur anaknya yang sekarang, perkirakan bulan lahir  anak  dan catat.

  • Meja 4 Penyuluhan dan Pelayanan gizi bagi ibu balita, ibu hamil dan ibu menyusui; dan
  • Meja 5 Pelayanan kesehatan, KB dan Imunisasi.

Kegiatan di meja 5 adalah kegiatan pelayanan kesehatan, pelayanan dan konsultasi KB, imunisasi, pengobatan ringan, serta pemberian oralit. Kegiatan ini dipimpin dan dilaksanakan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas.

Posyandu Balita Desa Kedungloteng

 

TUJUAN PELAKSANAAN POSYANDU

  1. Menurunkan angka kematian bayi, Angka Kematian (ibu hamil, melahirkan dan nifas), Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
  2. Membudayakan NKKBS (Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera)
  3. Meningkatkan peran serta dan kemampuan masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan dan Keluarga Berencana (KB)  serta kegiatan lainnya yang menunjang untuk tercapainya masyarakat sehat sejahtera.
  4. Berfungsi sebagai wahana gerakan reproduksi keluarga sejahtera, gerakan ketahanan keluarga dan gerakan ekonomi keluarga sejahtera.
  5. Menghimpun potensi masyarakat untuk berperan serta secara aktif meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan ibu, bayi, balita dan keluarga serta mempercepat penurunan angka kematian ibu, bayi, dan balita.

Nah, dari pemaparan mengenai Posyandu Balita diatas ternyata kegiatan Posyandu memiliki tujuan yang baik dan memberi banyak manfaat terutama untuk memantau kesehatan kita bersama, baik anak maupun ibu. Jika anda memiliki Balita, ayo jangan ragu untung datang ke Posyandu

Selengkapnya
22. Tanggal : 03-05-2019 Jam : 11::23

Kegiatan pelatihan penggunaan ambulance oleh tim driver pos kesehatan mudik Lebaran Dinas Kesehatan tahun 2019

Kegiatan pengenalan ambulance dilaksanakan dengan tujuan memberikan penjelasan dan pembelajaran kepada para tim driver pos kesehatan mudik Lebaran Dinas Kesehatan tahun  2019 tentang bagaimana tatacara penggunaan ambulance. Pos kesehatan mudik lebaran tahun 2019 akan di tempatkan pada 4 titik pos kesehatan antara lain di pos kesehatan Nampurejo, Bri Kutoarjo, Pendowo dan Terminal Purworejo

Selengkapnya
23. Tanggal : 03-05-2019 Jam : 11::15

PELAYANAN CEK KESEHATAN PETUGAS KPU DAN BAWASLU KABUPATEN PURWOREJO

Pelayanan cek kesehatan kepada KPUD dan Bawaslu Kabupaten Purworejo tanggal 3 mei 2019 dilaksanakan oleh tim PSC Dinas Kesehatan  yang bertujuan untuk memantau kesehatan petugas dengan memeriksa tekanan darah dan cek gula darah. Apabila diketemukan tensi dan gula darah yang tidak normal akan dilakukan penyuluhan dan edukasi untuk dilanjutkan dengan pengobatan lebih lanjut ke dokter agar tidak menjadi semakin parah. PSC 119 adalah unit gawat darurat kesehatan yang mempunyai tugas memberikan fasilitas pelayanan pre hospital kepada masyarakat yang membutuhkan penanganan Segera sebelum mendapat penanganan selanjutnya. PSC 119 berkantor pusat di Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo yang mempunyai unit respon di 27 UPT Puskesmas yang siap membantu penanganan gadar di masyarakat. Cara mendapatkan pelayanan PSC 119 adalah dengan menghubungi nomer kontak 081 295 867 119 dan 0275 325141

Selengkapnya
24. Tanggal : 03-05-2019 Jam : 10::23

VISITASI DALAM RANGKA PENILAIAN CALON TENAGA KESEHATAN TELADAN TINGKAT PROVINSI JAWA TENGAH

Rendahnya rasio tenaga kesehatan terhadap Puskesmas maupun jumlah penduduk di suatu daerah sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis lokasi Puskesmas. Oleh karena itu diperlukan suatu strategi untuk meningkatkan minat tenaga kesehatan bekerja di Puskesmas. Pemilihan tenaga kesehatan teladan di Puskesmas diharapkan dapat menjadi satu motivasi untuk meningkatkan minat tenaga kesehatan bekerja di Puskesmas sehingga dapat menjadi pendorong terciptanya tenaga kesehatan yang mempunyai sikap nasionalis, etis, dan profesional, memilki semangat pengabdanyang tinggi, berdisiplin, kreatif, berilmu, terampil, berbudi luhur serta dapat memegang teguh etika profesi. Dalam perannya ikut ajang kompetensi tenaga kesehatan ada 3 ( tiga ) tenaga kesehatan Kabupaten Purworejo yang masuk nominasi tingkat Provinsi Jawa Tengah. Ketiga tenaga tersebut adalah Tenaga Bidan, Dokter gigi dan Dokter umum. Tim Penilai tenaga Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Melaksanakan Visitasi terhadap 3 ( tiga ) tersebut pada tanggal 3 Mei 2019 untuk Tenaga Dokter gigi dan Bidan. Sedangkan untuk Tenaga dokter dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2019. Visitasi dilaksanakan dengan kunungan lapangan di Puskesmas, Program Inovasi ke Desa terkait dan Rumah tinggal calon Tenaga Kesehtan teladan tersebut. Kegiatan ini dengan tujuan memperoleh calon peserta yang akan mewakili Provinsi Jawa Tengah ke Tingkat Nasional.

Selengkapnya
25. Tanggal : 01-05-2019 Jam : 11::44

KEGIATAN SURVEY DALAM RANGKA RAPID CONVENIENCE ASSESSMENT (RCA) DAN SOSIALISASI BUKU INFORMASI DAN EDUKASI TENTANG IMUNISASI DASAR LENGKAP DAN LANJUTAN PADA ANAK DI PUSKESMAS CANGKREP KAB PURWOREJO

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan RCA sebelumnya yaitu dengan menambah jumlah desa dan sasaran yaitu ibu yang mempunyai anak baduta / bawah 2 (dua) tahun. Tujuan kegiatan ini adalah: 1) Memperoleh data sasaran dengan cepat dan tepat sesuai dengan kondisi di wilayah kerja, 2)  Memperoleh gambaran pengetahuan ibu balita tentang imunisasi dasar dan lanjutan kepada anaknya, 3) Memperoleh gambaran secara kualitatif alasan jika keluarga menolak imunisasi. Metode pengumpulan data adalah dengan memberikan kuesioner yg terdiri dari kuesioner RCA, kuesioner pengetahuan, kuesioner sikap dan kuesioner dukungan keluarga. Jumlah responden  80 orang dengan penentuan besar sampel menggunakan stratified random sampling yaitu menghitung sasaran dengan rumus menurut jumlah sasaran dengan tingkat kepercayaan 90 persen. Hasil survey menunjukkan bahwa jumlah anak dalam sasaran survey adalah 80 anak dengan kriteria anak baduta / bawah 2 tahun. Berdasarkan status imunisasi dasar lengkap dan lanjutan bahwa status imunisasi lengkap sebesar 83,75 persen. Hal ini dapat dilihat bahwa masih ada 16,25 persen anak tidak imunisasi lengkap. Hal tersebut membuktikan bahwa tingkat kekebalan untuk kelompok masih rendah (belum mencapai 95%). Hal ini dapat beresiko terjadinya kejadian luar biasa penyakit PD3I karena masih ada anak-anak dilingkungannya yang tidak lengkap imunisasinya. Berdasarkan nilai pengetahuan bahwa responden yaitu ibu balita sebesar 78,75 dalam kategori rendah, sedangkan nilai pengetahuan tinggi hanya sebesar 21,25 persen. Hal ini dapat disimpulkan bahwa masih terdapat pengetahuan rendah mengenai pengertian, manfaat, jenis dan jadwal imunisasi, sehingga dapat dimungkinkan bahwa ibu datang mengimunisasikan anaknya hanya berdasarkan pemberitahuan baik dari kader atau petugas kesehatan mengenai kapan datang untuk mengimunisasikan anaknya. Berdasarkan hasil survei bahwa sikap ibu balita terhadap imunisasi sebagian besar tidak mendukung yaitu sebesar 52,5 persen dan yang mendukung imunisasi hanya 47,5 persen. Sikap akan mempengaruhi keputusan sesorang dalam menentukan suatu tindakan atau perilaku. Sedangkan dukungan keluarga terhadap imunisasi yang mendukung sebesar 60 persen dan 38,75 persen. Dukungan keluarga meliputi dukungan materi, dukungan informasional dan dukungan emosional.  Berdasarkan data hasil survey maka kegiatan ini akan dilanjutkan dengan memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu balita tentang imunisasi dasar lengkap dan lanjutan. Bagi anak-anak yang belum lengkap imunisasi akan dilakukan swepping sesuai dengan jadwal kekurangan antigen yang belum di berikan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kekebalan bagi anak yang belum lengkap imunisasinya. Dalam waktu tiga bulan intervensi akan dilakukan evaluasi dengan memberikan kuesioner yang sama untuk mengetahui pengaruh intervensi yang sudah dilakukan.

Selengkapnya

Menuju Purworejo Bebas Malaria 2022